Saturday, 6 January 2018

6 jenis asuransi jiwa unitlink


asuransi yang di dalamnya terdapat unsur investasi. Jadi, unitlink mengkombinasikan dua produk keuangan, yaitu asuransi dan investasi.

Manfaat asuransi yang ada di unitlink sangatlah bervariasi dan nasabah dapat mengambil manfaat asuransi dengan kombinasi yang dibutuhkan.

Sedangkan untuk fitur investasi yang ada di dalam unitlink, biasanya perusahaan asuransi menginvestasikan dana nasabah unitlink ke reksa dana.

Oleh karena itu, nasabah akan diberi pilihan oleh perusahaan asuransi, apakah dana nasabah akan diinvestasikan di reksa dana saham, campuran, pendapatan tetap atau pasar uang.

Sebenarnya unitlink adalah produk asuransi yang sangat lengkap, banyak fitur yang terdapat di dalam satu produk tersebut, sehingga nasabah dapat se-fleksible mungkin untuk membuat satu perlindungan yang sesuai dengan kebutuhannya hanya dengan satu produk unitlink.

Ada beberapa jenis unitlink yang beredar di masyarakat dan tenaga penjual terkadang sudah menjelaskan beberapa jenis unitlink tersebut, tetapi tidak secara langsung memberi tahu bahwa itu merupakan salah satu jenis unitlink.

Apa saja jenis unitlink, mari kita simak di bawah ini.
Sebenarnya unitlink adalah produk asuransi yang sangat lengkap, banyak fitur yang terdapat di dalam satu produk tersebut, sehingga nasabah dapat se-fleksible mungkin untuk membuat satu perlindungan yang sesuai dengan kebutuhannya hanya dengan satu produk unitlink.

Ada beberapa jenis unitlink yang beredar di masyarakat dan tenaga penjual terkadang sudah menjelaskan beberapa jenis unitlink tersebut, tetapi tidak secara langsung memberi tahu bahwa itu merupakan salah satu jenis unitlink.

Apa saja jenis unitlink, mari kita simak di bawah ini.
Apabila nasabah meninggal dunia di dalam prosesnya, maka perusahaan asuransi akan membayarkan dana pertanggungan meninggalnya atau nilai investasi yang sudah terbentuk, mana yang lebih besar.

Nasabah tidak dapat memperoleh keduanya.

Jenis Unitlink Berdasarkan Pembayaran Premi

Berdasarkan jenis setoran preminya, unitlink dapat dibedakan menjadi 2 jenis, yakni unitlink premi tunggal dan unitlink premi berkala.

1        Unitlink Premi Tunggal
Dalam unitlink premi tunggal, nasabah membayarkan premi tunggal secara sekaligus di muka.
Cara pembayaran premi tunggal ini cocok bagi orang yang secara finansial sudah mapan. Setoran preminya besar dan hanya dilakukan satu kali selama masa perlindungan polis asuransi.
Selanjutnya, nasabah tidak mempunyai kewajiban untuk membayar premi lagi

2.       Unitlink Premi Berkala
Untuk unitlink premi berkala, nasabah harus membayar premi secara berkala atau bertahap. Tahapan pembayaran premi unitlink premi berkala ini bisa setiap bulan, setiap triwulan, atau setiap tahun sampai dengan jangka waktu tertentu.
Jenis unitlink premi berkala ini cocok untuk seseorang yang ingin mendapatkan perlindungan sekaligus investasi, namun hanya memiliki dana yang terbatas.
Produk ini juga sering menjadi pilihan bagi yang masih berusia muda.

Jenis Unitlink Berdasarkan Penempatan Dana

Berdasarkan penempatan dana investasinya, unitlink dibagi menjadi empat jenis, yaitu unitlink pasar uang (cash fund unitlink), unitlink pendapatan tetap (fixed income unitlink), unitlink campuran (managed fund unitlink), dan unitlink saham (equity fund unitlink). 

Pembagian berdasarkan penempatan dana ini sistemnya menyerupai pembagian jenis investasi di produk reksa dana karena memang strategi investasi unitlink berupa penempatan aset di penyertaan reksa dana

1.                 Unitlink Pasar Uang
Produk asuransi unitlink ini menempatkan seluruh porsi dana investasinya di instrumen pasar uang, seperti deposito berjangka dan surat utang yang berjangka kurang dari satu tahun.

Risikonya relatif rendah namun juga memberikan imbal hasil yang terbatas.
Produk ini cocok bagi orang yang tidak berani mengambil risiko yang besar.

2        Unitlink Pendapatan Tetap
Produk asuransi unitlink ini menempatkan porsi dana investasi yang dikelola sekurang-kurangnya 80% di instrumen surat utang atau obligasi, dan selebihnya di instrumen pasar uang.

Risiko investasinya lebih tinggi daripada unitlink pasar uang, dengan nilai imbal hasil yang lebih tinggi pula, tetapi masih lebih rendah daripada imbal hasil dari unitlink campuran atau saham.

Produk ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan imbal hasil yang relatif stabil

3        Unitlink Campuran
Produk asuransi unitlink campuran menempatkan porsi dana investasi di beragam instrumen, seperti saham, surat utang, dan pasar uang, dengan perbandingan yang tidak termasuk dalam kategori unitlink pendapatan tetap atau saham.

Potensi imbal hasil dan risiko dari produk ini secara teori bisa lebih besar daripada unitlink pendapatan tetap, namun lebih kecil daripada unitlink saham.

Jenis ini cocok bagi orang yang ingin mendapatkan pendapatan cukup sambil mengharapkan hasil investasi jangka panjang.

4        Unitlink Saham
Produk asuransi unitlink saham menempatkan sekurang-kurangnya 80% dari portofolio investasi yang dikelola ke dalam instrumen saham.

Saham umumnya memberikan potensi imbal hasil yang lebih tinggi berupa keuntungan modal melalui pertumbuhan harga saham dan dividen.
Unitlink saham menawarkan potensi pertumbuhan nilai investasi yang paling besar, namun dengan risiko yang paling besar pula.

Jenis ini cocok bagi orang yang mengharapkan hasil investasi tinggi dan terbiasa dengan risiko tinggi.

Ada satu lagi jenis produk asuransi unitlink terbaru berdasarkan penempatan dana yang disebut unitlink syariah, dimana porsi dana investasinya ditempatkan berdasarkan prinsip syariah.
Unitlink syariah juga dibagi menjadi empat kategori seperti di atas, seperti unitlink saham syariah, unitlink campuran syariah, dan unitlink lainnya.

Jenis Unitlink Berdasarkan Tujuan Keuangan

Pembagian jenis unitlink berdasarkan tujuan keuangan ini sebenarnya merupakan program yang dibuat perusahaan asuransi untuk menyesuaikan kebutuhan nasabahnya.

Jadi, semacam paket produk yang ditawarkan perusahaan asuransi sesuai tujuan keuangan nasabah. Misalnya unitlink pendidikan yang bertujuan untuk asuransi dana pendidikan, atau unitlink pensiun sebagai asuransi dana pensiun


Friday, 5 January 2018

Kelebihan dan Kekurangan Asuransi Jiwa Unit Link

Asuransi Jiwa Unit Link adalah paduan asuransi dan investasi dalam satu produk.

Kelebihan unit link antara lain sebagai berikut :


Sebagai produk asuransi yang banyak dipilih dan digunakan oleh masyarakat umum, maka sudah pasti asuransi unit link memiliki beragam manfaat yang dianggap menguntungkan bagi pihak penggunanya. Beberapa poin di bawah ini adalah manfaat asuransi unit link yang bisa kita dapatkan:

1.                  Perlindungan tambahan
Asuransi unit link memiliki beragam jenis asuransi tambahan (rider) yang bisa kita pilih dan sesuaikan dengan beragam kebutuhan kita. Hal ini tentu akan sangat mudah dan praktis karena kita tidak membutuhkan berbagai macam jenis asuransi dan cukup menggunakan satu unit link saja untuk segala kebutuhan kita. Namun satu hal yang patut kita perhitungkan sejak awal adalah menganai besaran premi yang harus kita bayarkan akibat adanya rider di dalam unit link yang kita gunakan, karena penggunaan rider akan selalu dibarengi dengan penambahan sejumlah premi.

2.                  Premi tidak hangus
Berbeda dengan asuransi jiwa murni, di dalam unit link premi yang kita bayarkan tidak akan hangus, dan bisa dicairkan jika sewaktu-waktu kita membutuhkannya. Hal ini tentu saja cukup menguntungkan, karena pada asuransi jiwa murni akan menerapkan sistem premi hangus jika ternyata risiko yang ditanggung tidak terjadi hingga masa berlaku asuransi telah selesai.

3.                  Masa pertanggungan yang panjang
Asuransi unit link juga menawarkan masa pertanggungan yang panjang dan bahkan jauh melampaui masa pertanggungan yang ditetapkan di dalam asuransi jiwa murni. Di dalam asuransi unit link, tertanggung bisa mendapatkan masa pertanggungan selama, 75 tahun, 80 tahun, atau hingga 100 tahun. Masa pertanggungan ini akan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing yang diterapkan oleh perusahaan asuransi

4.                  Manfaat double
Sebagaimana kita ketahui, asuransi unit link merupakan layanan asuransi yang terdiri dari manfaat perlindungan dan juga investasi. Kita bisa mendapatkan kedua manfaat tersebut sekaligus, dengan hanya membayar sejumlah premi kepada perusahaan asuransi yang kita gunakan. Dengan begitu, bukan hanya perlindungan terhadap berbagai risiko yang terjadi pada diri kita saja, namun dalam hal ini kita juga akan mendapatkan sejumlah keuntungan dari investasi yang kita lakukan tersebut.

5.                  Kemudahan berinvestasi
Seringkali kita mengalami kebingungan dan ketakutan pada saat harus berinvestasi pada satu instrumen investasi tertentu, hal ini bisa terjadi akibat minimnya pengetahuan kita mengenai investasi itu sendiri. Namun dengan unit link, kita akan mendapatkan kemudahan dan kenyamanan dalam berinvestasi, karena investasi yang kita lakukan dalam unit link akan ditangani oleh ahli yang profesional yang berasal dari perusahaan asuransi yang kita gunakan. Dengan begitu, kita tidak perlu merasa khawatir dan kebingungan mengenai investasi, kita juga bisa mendapatkan informasi detail mengenai segala sesuatunya dengan cara menanyakan hal tersebut pada pihak perusahaan asuransi.
5          Polis yang tidak berubah
Asuransi unit link adalah asuransi yang fleksibel dan memudahkan kita dalam menambah dana ataupun menarik dana tersebut. Kita juga diberi kemudahan untuk mengalihkan dana investasi yang kita miliki ke jenis investasi lainnya yang disediakan oleh pihak asuransi.

6.                  Fasilitas cuti premi
Di dalam asuransi unit link, dikenal istilah fasilitas cuti premi. Fasilitas ini memungkinkan kita untuk cuti sementara dalam membayar premi yang menjadi kewajiban kita selaku tertanggung. Namun dalam masa ini, kita tetap bisa mendapatkan manfaat dari polis asuransi yang kita gunakan, termasuk mendapatkan beragam informasi lainnya yang memang menjadi hak kita sebagai pengguna unit link.

Kekurangan Asuransi Unit Link

Meski memiliki beragam manfaat, namun unit link juga memiliki risiko kerugian akibat adanya berbagai hal yang menjadi dampak dari investasi yang terdapat di dalamnya. Kita bisa melihatnya dalam beberapa poin di bawah ini:

1.                  Manfaat investasi yang tidak maksimal
Unit link pada dasarnya adalah sebuah layanan asuransi yang bertujuan untuk melakukan proteksi, dan hal ini merupakan fungsi utama dari asuransi ini. Dengan menilik hal tersebut, maka bisa dipastikan bahwa manfaat investasi yang terdapat di dalam unit link tidak akan bisa berjalan dengan maksimal, di mana investasi langsung akan memberikan manfaat yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan manfaat yang kita dapatkan dari investasi unit link.

2.                     Premi yang tinggi
Asuransi unit link menerapkan jumlah premi yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan asuransi jiwa murni. Hal ini bahkan bisa berkali lipat jumlahnya. Premi yang tinggi ini bisa terjadi akibat adanya fungsi investasi yang terkandung di dalam asuransi unit link, di mana pada dasarnya dana premi yang kita bayarkan memang digunakan sebagai dana investasi oleh perusahaan asuransi yang kita gunakan.

3.                  Tak ada jaminan keuntungan
Meski menawarkan investasi, namun pada dasarnya asuransi unit link tidak memiliki jaminan keuntungan pada investasi yang kita lakukan. Hal ini justru berpotensi untuk sangat merugikan, karena meskipun tidak ada jaminan keuntungan dari investasi yang kita lakukan, namun segala macam biaya yang timbul akibat adanya investasi tersebut bersifat tetap dan wajib kita bayarkan.

4          Nilai perlindungan kecil
Jika dibandingkan dengan asuransi jiwa murni, maka nilai perlindungan yang diberikan oleh asuransi unit link jauh lebih kecil. Hal ini berbanding terbalik dengan besaran premi dan biaya yang harus kita bayarkan, di mana asuransi jiwa murni justru menawarkan jumlah premi yang jauh lebih ringan jika dibandingkan dengan asuransi jiwa unit link.

5          Besaran biaya asuransi terus meningkat
Meski pembayaran premi di dalam unit link bersifat tetap hingga masa pertanggungan selesai, namun pada kenyataannya biaya asuransi yang ditetapkan oleh unit link akan meningkat setiap tahun, dan hal ini tidak akan ditampilkan di dalam proposal asuransi tersebut.

Hal ini bisa dilihat dengan adanya tanda asterik (*) yang terdapat di dalam biaya asuransi, yang berbunyi: “Merupakan biaya asuransi pada saat usia masuk. Biaya asuransi akan berubah dari tahun ke tahun sesuai dengan usia pada saat tahun berjalan …”. Hal ini menjadi bukti bahwa besaran biaya asuransi yang dipungut oleh perusahaan penyedia layanan unit link, akan meningkat setiap tahunnya

Menghitung uang pertanggungan asuransi jiwa secara Akhurat

Asuransi jiwa merupakan unsur lain dalam aset dengan manfaat yang tidak terdapat pada aset-aset lain seperti rumah, kendaraan, dana pensiun, atau investasi keuangan.

Dengan asuransi jiwa, perlindungan finansial akan diperoleh pemegang polis terhadap risiko meninggal dunia. Sehingga, keluarga yang ditinggalkan akan menerima sejumlah uang yang mana dapat digunakan sebagai biaya hidup ketika pencari nafkah sudah tidak ada.

Sebenarnya, setiap orang yang menjadi kepala keluarga membutuhkan asuransi jiwa. Selain memberi manfaat perlindungan terhadap kerugian finansial yang disebabkan oleh risiko meninggal dunia, asuransi jiwa akan mendukung rencana keuangan untuk hari tua yang bahagia dan sejahtera.

Ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan ketika kita ingin menghitung uang pertanggungan asuransi jiwa, antara lain:

1. Nilai Ekonomis

Nilai ekonomis seseorang merupakan suatu nilai di mana hasil pendapatan setahun orang tersebut dirata-ratakan dalam setiap bulan. Atau bagi seorang pekerja, nilai ekonomis dihitung dari jumlah gaji bersih bulanan yang dibawa pulang ke rumah.

2. Tanggungan Keluarga

Ada individu selain diri Anda yang sangat bergantung dengan nilai ekonomis tersebut, contohnya istri/suami, anak, orangtua, kakak/adik.

3. Utang Personal

Utang personal merupakan sangkutan dana dengan orang atau pihak lain dalam suatu aktivitas bisnis yang tidak memiliki asuransi jiwa. Misalnya, pinjaman di luar utang bank atau lembaga pembiayaan yang tidak menyertakan asuransi jiwa di dalamnya.


Cara Menghitung Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa

Terdapat tiga metode yang bisa digunakan dalam menghitung nilai uang pertanggungan asuransi jiwa, antara lain:
1. Metoda Human Life Value
2. Metoda Income Based Value
3. Metoda Financial Needs Based Value

Namun, sebelum kami berikan penjelasan tentang ketiga metode tersebut akan lebih mudah bila kita menggunakan contoh kasus di bawah ini:

Seorang kepala keluarga berusia 35 tahun mempunyai penghasilan bersih tiap bulannya sebesar Rp 5 juta. Istri seorang ibu rumah tangga dan mereka memiliki 1 orang anak berusia 9 tahun.

Dari kondisi tersebut, kita akan menghitung nilai uang pertanggungan apabila sang ayah mengalami risiko meninggal dunia dengan ketiga metode berikut ini:
1.       Metode Human Life Value
2.      1. Metode Human Life Value
3.      Metode ini menghitung uang pertanggungan mutlak berdasarkan pendapatan bulanan dikali dengan lama dana tersedia untuk menopang hidup. Metode penghitungan ini digunakan tanpa memperhatikan faktor bunga dan pertumbuhan dana bila uang pertanggungan disimpan dalam produk perbankan.

Cara penghitungan:
Rp 5.000.000 x 12 x 5 = Rp 300.000.000

Dari penghitungan di atas, bila setiap bulannya ditetapkan Rp 5 juta sebagai biaya penopang hidup, maka akan bertahan selama 5 tahun (tanpa adanya penghitungan bunga atau pertumbuhan dana).


2. Metode Income Based Value

Metode ini menghitung uang pertanggungan dengan memasukkan unsur bunga atau return apabila uang pertanggungan yang diterima disimpan dalam produk perbankan.

Cara penghitungan:
(Rp 5.000.000 x 12) / 6% = Rp 1 miliar.

Penghitungan di atas memasukkan unsur investasi sebesar 6% dengan pendapatan yang bersifat tetap. Hal ini berlaku bila uang pertanggungan yang diterima ditempatkan pada instrumen investasi seperti ORI (Obligasi Ritel Indonesia), atau Reksadana pendapatan tetap, terkecuali deposito.

Secara historis, kinerja yang dimiliki ada pada kisara 6-8 persen selama setahun. Jadi, uang pertanggungan sebesar Rp 1 miliar akan dapat menghasilkan pendapatan Rp 5 juta di setiap bulannya.


3. Metode Financial Needs Based Value

Metode ini menggunakan prinsip bahwa besar uang pertanggungan memiliki kisaran minimal sama dengan besarnya uang kebutuhan tertentu di masa sekarang (present value) dikali dengan 150%. Sedangkan nilai uang pertanggungan maksimal ialah sebesar nilai uang di masa mendatang (future value) dikali dengan 80 persen.

Metode financial needs based value mutlak dikombinasikan dengan investasi yang dilakukan untuk mencapai kebutuhan keuangan di masa mendatang dari kebutuhan keuangan tersebut. Metode ini juga biasanya dipakai bagi mereka yang memiliki pendapatan bulanan yang relatif besar.

Metode ini tidak hanya memberikan pertanggungan untuk biaya menopang hidup saja, tapi juga memproteksi biaya pendidikan anak ketika sang ayah meninggal.

Cara penghitungan:
Misalkan biaya pendidikan universitas sekarang ini berkisar Rp 200 juta, jika perkiraan kenaikan sebesar 12 persen setiap tahunnya, maka biaya pendidikan pada 9 tahun mendatang adalah sekitar Rp 550 juta.

2 Jenis Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment)

merupakan jenis asuransi jiwa yang terdiri dari dua fungsi yaitu fungsi proteksi jiwa dan fungsi tabungan.

Fungsi proteksi jiwa memiliki cakupan perlindungan atas kematian dan cacat tetap total. Sedangkan fungsi tabungan memiliki tujuan mengakumulasi kekayaan (menabung).

Perlindungan polis asuransi dwiguna memiliki masa berlaku untuk jangka waktu tertentu (misalnya 15 tahun) atau hingga batas usia tertentu (misalnya 70 tahun). Polis disebut telah jatuh tempo apabila telah mencapai akhir jangka waktu tersebut.

Kondisi yang memungkinkan untuk dibayarkannya manfaat polis asuransi jiwa dwiguna antara lain sebagai berikut:
1. Tertanggung meninggal atau mengalami cacat tetap total selama polis masih aktif.
2. Tertanggung masih hidup hingga tanggal polis telah jatuh tempo.
3. Tertanggung menebus polisnya untuk mendapatkan uang tunai.

Manfaat lainnya yang juga terdapat pada polis asuransi jiwa seumur hidup yaitu diberikannya perlindungan dengan pilihan non forfeiture dan fitur pinjaman polis.

Namun, terdapat pengecualian dalam polis tersebut yaitu untuk perlindungan cacat tetap yang jangka waktunya akan mengikuti polis dasar apabila jatuh tempo polis terjadi sebelum batas usia perlindungan cacat tetap kadaluarsa.
Oleh karena elemen tabungannya yang memiliki porsi lebih besar, maka premi asuransi jiwa dwiguna lebih tinggi dibandingkan polis asuransi jiwa berjangka dan polis asuransi jiwa seumur hidup, namun tetap lebih rendah dibandingkan asuransi jiwa unit link.

Polis dwiguna cenderung mengenakan premi tetap selama jangka waktu berlakunya polis atau hingga tertanggung meninggal dunia, tergantung mana yang lebih dahulu terjadi.


Dua Jenis Polis Asuransi Jiwa Dwiguna yang Banyak Beredar

Sebenarnya, terdapat banyak variasi pada polis dwiguna, namun pada prinsipnya hanya ada dua jenis yang paling umum, yaitu:

1. Asuransi Dwiguna Murni

Polis asuransi dwiguna murni (pure endowment insurance) memberikan pembayaran atas suatu nilai tunai tertentu hanya bila di akhir jangka waktu tertentu, tertanggung masih hidup.

Bila tertanggung meninggal dunia selama polis berlangsung, maka tidak ada pembayaran nilai tunai untuk ahli waris, hanya uang pertanggungannya saja yang akan dibayarkan
Umumnya, polis asuransi dwiguna tidak dijual secara mandiri, kecuali hanya dalam beberapa kasus sub standar di mana polis tersebut akan dievaluasi kembali oleh underwriter karena sejarah kesehatan tertanggung.


2. Asuransi Dwiguna Terantisipasi

Polis asuransi dwiguna terantisipasi (anticipated endowment insurance), hampir sama dengan polis dwiguna murni, hanya saja perbedaannya terletak pada pembayaran tunai yang diberikan (persentase uang pertanggungan) kepada tertanggung dengan jangka waktu tertentu selama jangka waktu polis masih aktif, misalnya dua atau tiga tahun.

Pada polis jenis ini, uang pertanggungan akan tetap dibayarkan kepada ahli waris meskipun tertanggung meninggal setelah menerima pembayaran nilai tunai.

Fitur lainnya dari asuransi dwiguna terantisipasi ialah nilai tunai yang akan meningkat ketika jatuh tempo karena nilai tunai tersebut bisa disimpan pada perusahaan asuransi dengan mengakumulasi bunga

4 Jenis Polis Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life)

Asuransi jiwa seumur hidup (whole life insurance) dirancang mampu memberi perlindungan asuransi selama hidup peserta asuransi.
Syaratnya, peserta (tertanggung) harus terus membayar premi untuk menjaga polisnya tetap aktif.

1.                   Polis tidak berpartisipasi
Polis tidak berpartisipasi juga dikenal sebagai polis tanpa keuntungan. Artinya, pemegang polis tidak akan mendapat bonus atas polisnya.

Pada polis jenis ini, uang pertanggungan dasar terbatas pada jumlah yang akan diterima ahli waris jika tertanggung meninggal.

2          Polis berpartisipasi
Polis berpartisipasi (dikenal pula sebagai polis dengan keuntungan), memungkinkan perusahaan asuransi untuk berbagi keuntungan dengan tertanggung dengan syarat setelah membayar penambahan premi.

Setiap tahun, perusahaan asuransi memasukkan ‘dana jiwa kepada akun pemegang polis berpartisipasi dalam bentuk bonus.

Besarnya bonus yang dibayarkan setiap tahun tidak dijamin, tergantung dari keuntungan perusahaan serta dari kondisi ekonomi keseluruhan.

Jika perusahaan asuransi memperoleh keuntungan besar, maka mereka bisa memberikan bonus besar. Sebaliknya, jika kondisi ekonomi memburuk dan keuntungan berkurang, bonus yang diberikan juga akan kecil.

Bonus yang diperoleh lantas diakumulasi sehingga menghasilkan nilai tunai yang akan dibayarkan jika tertanggung meninggal.

Kebanyakan perusahaan asuransi juga membayar bonus terminal kepada pemegang polis yang menjaga keaktifan polisnya selama sejumlah tahun tertentu.

3.         Polis jiwa langsung (straight life policy)
Dalam polis jiwa langsung (dikenal pula sebagai polis jiwa biasa), premi tetap dibayarkan sampai tertanggung meninggal atau sampai usia 90 atau 100 tahun.

Nilai tunai dalam polis ini terbentuk selama polis berlangsung sampai setara dengan jumlah uang pertanggungan dasar ketika tertanggung mencapai usia 90 atau 100 tahun.
Jika tertanggung masih hidup pada saat itu, nilai tunai akan dibayarkan kepadanya dan proteksi asuransi terhenti. Untuk selanjutnya, polis disebut sudah jatuh tempo.

4.         Polis asuransi jiwa seumur hidup pembayaran terbatas (limited-payment whole life policy)
Jenis polis ini dirancang untuk orang yang ingin memiliki proteksi seumur hidup yang ditawarkan oleh polis seumur hidup, tetapi tidak ingin membayar premi seumur hidup.

Di polis ini, tertanggung dapat membayar premi dalam jangka waktu tertentu saja atau sampai berusia, misalnya, 60 tahun, namun dengan perlindungan asuransi berlanjut seumur hidup.
Polis asuransi jiwa jenis ini hanya memerlukan pembayaran premi dalam waktu lebih singkat dibandingkan dengan jenis polis lainnya

5 Jenis Asuransi jiwa berjangka (term life insurance)

Pengertian Asuransi jiwa berjangka (term life insurance) adalah jenis asuransi yang memberikan perlindungan asuransi jiwa selama jangka waktu tertentu.

Bila kita ingin tetap terlindungi, maka polis asuransi jiwa berjangka harus terus diperbarui secara teratur, atau langsung membelinya hingga batas usia tertentu.

Tidak ada nilai tunai dalam asuransi jiwa jenis ini, sehingga bila tertanggung atau ahli warisnya tidak melakukan klaim selama periode aktif asuransi maka premi yang dibayarkan akan dianggap hangus.
Asuransi jiwa berjangga memiliki premi yang lebih rendah dibandingkan produk asuransi lain karena tidak ada nilai tunai di dalamnya.

macam-macam asuransi jiwa berjangka yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan untuk proteksi keluarga.


1. Asuransi Jiwa Berjangka Tahunan

Asuransi jiwa berjangka tahunan (yearly renewable term insurance) merupakan polis asuransi jiwa berjangka dengan masa aktif satu tahun dan harus diperbarui setiap tahun bila kita ingin tetap mendapatkan manfaat pertanggungannya.

Namun pemegang polis hanya dapat memperbarui polis sampai batas usia tertentu, umumnya maksimal 65 atau 70 tahun. Setiap kali diperbarui, biaya premi biasanya akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia.

2. Asuransi Jiwa Berjangka Tetap

premi tetap selama jangka waktu polis berlaku. Polis tersebut bisa dimiliki selama jangka waktu lebih dari satu tahun.


3. Asuransi Jiwa Berjangka Menurun

Asuransi jiwa berjangka menurun (decreasing term insurance) adalah asuransi jiwa yang memberi jumlah manfaat menurun selama masa aktif polis.

Biasanya, santunan kematian akan dimulai pada jumlah tertentu dan selanjutnya mengalami penurunan secara perlahan hingga di akhir jangka waktu polis nilai tersebut menjadi nol.


4. Manfaat Penghasilan Keluarga

Manfaat penghasilan keluarga (family income benefit) merupakan polis asuransi jiwa yang apabila pemegang polis meninggal dunia, maka pertanggungan akan diberikan secara bulanan, kuartalan, atau tahunan kepada ahli waris atau keluarga hingga jangka waktu polis berakhir.

Jenis asuransi jiwa berjangka semacam ini biasanya digunakan oleh banyak perusahaan asuransi untuk menawarkan manfaat tersebut sebagai manfaat tambahan di mana tertanggung dapat melekatkan pada polis tetapnya.

Besar premi umumnya tetap sama selama masa aktif polis berlangsung. Ketika tertanggung meninggal dunia, pembayaran penghasilan akan diberikan kepada ahli waris dan akan terus berlanjut hingga polis kadaluarsa.


5. Asuransi Jiwa Berjangka Meningkat

Asuransi jiwa berjangka meningkat (increasing term insurance) merupakan jenis asuransi yang bertujuan untuk melindungi manfaat polis terhadap inflasi.

Jenis asuransi ini agak jarang ditawarkan, sebab manfaat pertanggungan yang diberikan akan terus meningkat dengan persentase tertentu secara berkala selama polis aktif, misalnya 5 persen setiap tahun. Namun premi juga akan meningkat sesuai dengan peningkatan uang pertanggungan